10 Sektor dengan Realisasi Investasi Terbesar pada Triwulan I 2020


Di tengah masalah pandemi yang banyak memberikan dampak negatif pada ekosistem ekonomi hingga menghilangkan sumber pendapatan sebagian besar penduduk dunia sekarang, tidak heran kalau dunia investasi juga ikut merasakan dampaknya.

Ekspektasi paling buruk sudah diprediksi dengan menurunnya iklim investasi di tengan pandemi. Namun yang terjadi justru sebaliknya, terdapat peningkatan yang patut diapresiasi. Berikut inilah 10 (sepuluh) sektor investasi terbesar di Indonesia dan 10 (sepuluh) negara dengan realisasi investasi terbesar pada Triwulan I 2020.

PMDN meningkat

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Triwulan I 2020, realisasi investasi mencapai 210,7 triliun meningkat hingga 8%, dibanding periode yang sama tahun 2019, yaitu sebesar Rp 195,1 triliun.

Dibandingkan tahun 2019, pertumbuhan investasi PMDN pada Triwulan I Tahun 2020 meningkat sebesar 29,3% dari Rp 87,2 triliun di Triwulan I Tahun 2019 ke RP 112,7 triliun. Sedangkan investasi PMA pada Triwulan I Tahun 2020 tersebut melambat 9,2% dibanding Triwulan I Tahun 2019 yang sebesar Rp 107,9 triliun menjadi Rp 98,0 triliun.

10 sektor investasi terbesar

Tentunya Anda ingin mengetahui 10 sektor yang paling menentukan realisasi investasi pada Triwulan I 2020 ini, berikut 10 sektor dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia pada Triwulan I 2020:

Investasi PMDN;

1. Sektor transportasi, gudang, serta telekomunikasi menempati posisi pertama dengan investasi sebesar Rp 37,6 triliun untuk penanganan 671 proyek.

2. Sektor konstruksi dengan investasi sebesar Rp 14,1 triliun untuk penanganan 802 proyek.

3. Sektor tanaman pangan, perkebunan, serta peternakan dengan 843 proyek dan investasi sebesar Rp 10,3 triliun.

4. Sektor perumahan, kawasan industri, serta perkantoran dengan penanganan 755 proyek dalam investasi bernilai Rp 9,1 triliun.

5. Sektor industri makanan sendiri memiliki 1.129 proyek yang dikerjakan dengan investasi sebesar Rp 7,3 triliun.

6. Sektor listrik, gas dan air juga cukup tinggi dengan investasi senilai Rp 5,5 triliun untuk 380 proyek.

7. Sektor pertambangan memiliki 321 proyek dengan nilai investasi sebesar Rp 5,3 triliun.

8. Sektor perdagangan dan reparasi dengan proyek cukup banyak yakni 3.810 proyek dengan nilai investasi sebesar Rp 3,9 triliun.

9. Sektor jasa lainnya juga banyak dengan 1.581 proyek untuk investasi sebesar Rp 3,7 triliun.

10. Sektor industri mineral non-logam ini punya dana investasi sebesar Rp 2,6 triliun untuk penangan 158 proyek.

Investasi PMA;

1. Sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya ini menempati posisi pertama dengan nilai investasi sebesar 1,5 miliar USD untuk 323 proyek.

2. Sektor listrik, gas, dan air ini memiliki nilai investasi sebesar 868,6 juta USD untuk 220 proyek.

3. Sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi ini terdapat 346 proyek dengan nilai investasi sebesar 806,9 juta USD.

4. Sektor perumahan kawasan industri serta perkantoran bernilai 602,9 juta USD untuk penanganan 490 proyek.

5. Sektor industri kimia dan farmasi dengan 508 proyek senilai 569,4 juta USD.

6. Sektor pertambangan dengan 310 proyek senilai 482,7 juta USD.

7. Sektor tanaman pangan, perkebunan, serta peternakan dengan 351 proyek senilai 478,8 juta USD.

8. Sektor industri makanan yang masih bertahan dengan743 proyek senilai 298,4 juta USD.

9. Sektor hotel dan restoran juga masih bertahan dengan proyek cukup banyak yakni 1.363 proyek senilai 220,3 juta USD.

10. Sektor yang terakhir yakni industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam memiliki nilai investasi sebesar 127,1 juta USD untuk 391 proyek.

10 negara dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia – Triwulan I 2020

Berikut data negara-negara di peringkat sepuluh besar yang melakukan realisasi terbesar di Indonesia pada Triwulan I tahun 2020.

1. Singapura, dengan total 3.006 proyek bernilai investasi sebesar 2,7 miliar USD.

2. China Tiongkok, dengan total 650 proyek bernilai investasi sebesar 1,2 miliar USD.

3. Hongkong, dengan total 554 proyek bernilai investasi sebesar 634,1 juta USD.

4. Jepang, dengan total 1.519 proyek bernilai investasi sebesar 604,2 juta USD.

5. Malaysia, dengan total 800 proyek bernlai investasi sebesar 480 juta USD.

6. Belanda, dengan total 509 proyek bernilai investasi sebesar 197,6 juta USD.

7. British Virgin Island, dengan total 618 proyek bernilai investasi sebesar 176,2 juta USD.

8. Korea Selatan, dengan total 1.048 proyek bernilai investasi sebesar 130,4 juta USD.

9. Amerika Serikat, dengan total 299 proyek bernilai investasi sebesar 114,1 juta USD.

10. Australia, dengan total 321 proyek bernilai investasi sebesar 86 juta USD.